Januari 2008
Arsip Bulanan
Januari 17, 2008
Posted by metrobangkabelitung under
Metro Headline Leave a Comment
OLEH Mislam Sarirudin
Proyek besar dalam mengatasi kekurangan air bersih kini tengah dikerjakan. Kolam retensi Kacang Pedang, begitulah nama tempat penampungan air raksasa dengan kapasitas tampung 4,2 juta liter air. Harapan masyarakat Pangkalpinang mendapatkan air bersih setiap saat bahkan air siap minum langsung dari pipa sesuai Peraturan Pemerintah (PP) kini tengah digantungkan. (lagi…)
Januari 17, 2008
Posted by metrobangkabelitung under
Metro Headline 1 Comment
OLEH Irwanto
Tiga bulan belakangan ini warga Bangka Belitung mulai “tersiksa” oleh musim kemarau. Pasalnya, selain sumur mulai kering kerontang dan menurunnya debit air PDAM, berbagai penyakit pun merebak. Termasuk penyakit infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Penderitaan warga kian terasa lengkap lantaran musim kemarau yang kerap memicu sakit kepala ini bertepatan dengan kenaikan harga barang-barang kebutuhan pokok dan susahnya mendapatkan minyak tanah. (lagi…)
Januari 17, 2008
Posted by metrobangkabelitung under
Metro Headline Leave a Comment
OLEH Irwanto
Peluh membasahi tubuh wanita itu. Sementara matahari terasa garang menyengat ubun-ubun. Dengan cekatan ia mengisi air dari pipa PDAM di dalam bak penampungan ke dalam jeriken. Saat jeriken penuh berisi air, wanita itu pun membawanya dan dituangkan ke dalam dalam bak mandi.
(lagi…)
Januari 15, 2008
Posted by metrobangkabelitung under
Metro Budaya 1 Comment
OLEH Mammaqdudah
SUASANA di dalam Masjid Jamik Pangkalpinang, usai salat dzuhur selama bulan suci Ramadan, adalah gambaran nyata banyaknya warga yang menghabiskan waktunya menunggu bedug magrib berbunyi. (lagi…)
Januari 15, 2008
Posted by metrobangkabelitung under
Metro Opini Leave a Comment
OLEH Hermansyah Bermani
Memasuki tahun kelima yang akan berakhir pertengahan tahun 2008, Walikota Pangkalpinang, H. Zulkarnain Karim, menghadapi banyak tantangan dan rintangan serta beban berat yang dihadapi. Sehingga menguras tenaga dan pikiran untuk menyelesaikankan program kerja yang bertujuan mensejahterakan masyarakat, khususnya masyarakat Pangkalpinang. (lagi…)
Januari 15, 2008

Sejumlah Pekerja Harian Lepas (PHL) di Dinas Kebersihan dan Kebakaran Pemkot Pangkalpinang mengeluh dan bingung soal pengunaan kartu Askes saat berobat. Padahal honor mereka dipotong untuk jaminan kesehatan tapi saat berobat mereka tetap harus bayar. Pemerintah dan Askes berkelit, pekerja tidak hadir saat sosialisasi. (lagi…)
Januari 15, 2008
Posted by metrobangkabelitung under
Metro Headline Leave a Comment
OLEH Bangtjik Kamaluddin
Pada hakekatnya melakukan penambangan berarti merubah bentang alam, kegiatan ini lambat laun akan memberikan dampak kepada lingkungan fisik maupun sosial, baik secara positif maupun negatif. Setelah penambangan dan peleburan timah tidak lagi monopoli pemerintah yang dilakukan oleh PT Timah, bahkan sudah ditetapkan bukan sebagai barang tambang strategis lagi, maka seiring dengan itu Pemerintah Otonomi Daerah setempat bebas memberikan izin kepada siapa saja untuk melakukan penambangan dan melebur timah asalkan memenuhi ketentuan yang diberlakukan untuk itu. (lagi…)
Januari 15, 2008
Posted by metrobangkabelitung under
Metro Headline Leave a Comment
OLEH Lindo Karsyah
PERTAMBANGAN Timah di Bangka merupakan wilayah abu-abu (grey area). Sebuah wilayah usaha yang kerap diselimuti serba kekaburan, tak jelas dan tak tegas. Pengusaha yang mengusung idealisme dan masuk ke ceruk ini, ia tidak aman. “Izin harus dilaksanakan dan koordinasi harus jalan. Kalau hanya mengusung idealisme, maka pengusaha tidak aman. Itulah usaha tambang timah. Sebuah wilayah usaha yang abu-abu. Inilah Republik Indonesia,” kata Ismiryadi, seorang pengusaha timah Bangka Belitung. (lagi…)
Januari 15, 2008
Posted by metrobangkabelitung under
Metro Fokus Leave a Comment
OLEH Irfan Barqia Sholih
Namanya Bram. Sosok lelaki 35 tahun yang bermata pencarian sebagai pekerja Tambang Inkonvensional (TI). Wajahnya nampak lelah. Tubuhnya yang kurus itu bertelanjang dada. Di bawah terik matahari yang membakar kulit, dengan sebuah cangkul ia memisahkan butiran timah dengan pasir. Ia pun mandi keringat. Kulitnya yang hitam semakin kotor karena bergumul dengan air lumpur. (lagi…)
Januari 15, 2008
Posted by metrobangkabelitung under
Metro Fokus Leave a Comment
OLEH Mahful Aziz
MENJADI pengelola Tambang Inkonvensional (TI) tidak semudah yang dibayangkan banyak orang. Untuk mendapatkan pasir timah di perut bumi, selain nyawa menjadi taruhannya, pengelola juga harus memiliki modal yang cukup. Seperti dijelaskan Rizky, seorang penambang TI, tak jarang dalam mengali lobang, penambang tertimbun. Jatuh dan akhirnya banyak yang meninggal. Sebuah pekerjaan yang berisiko tak kecil. (lagi…)
Halaman Berikutnya »